Cara mendapatkan dan memperbanyak Mikoriza

Cara mendapatkan dan memperbanyak MikorizaMikoriza adalah jenis cendawan/jamur yang bersimbiosis pada korteks akar tanaman. Mikoriza berfungsi membantu penyerapan unsur hara tanah oleh tanaman. Penelitian menunjukkan adanya mikoriza dapat meningkatkan penyerapan unsur P sebesar 25%. Selain itu mikoriza berfungsi untuk menghasilkan hormon dan zat pengatur tumbuh seperti auksin, sitokinin dan giberelin.

Fungsi lain mikoriza adalah menghasilkan zat antibiotik yang melindungi tanaman dari pathogen akar. Mikoriza juga bisa merangsang aktivitas mikroorganisme tanah yang menguntungkan dan memperbaiki struktur dan agregasi tanah. Selain itu mikoriza berfungsi untuk membangun tanaman agar lebih tahan terhadap kekeringan dengan menginfeksi akar dan memperpanjang hyfa dalam mencari air dalam tanah

Langkah membuat stater/isolat Mikoriza :

  • Ambil akar tanaman (boleh apa saja) yg sudah terkontaminasi Micoriza. Biasanya banyak terdapat di lahan yg gersang/tandus/miskin unsur hara. Yang paling bak sewaktu musim kemarau panjang. Gali sedalam 30-40 cm, lebih dalam lebih bagus.
  • Ciri2 akar yg terkontaminasi Micoriza akar diselimuti hypa jamur dan akarnya panjang
  • Jika sudah dapat sebaiknya Biang Micoriza tsb di masukan dalam wadah/tempat yg terhindar dari sinar matahari langsung.

Cara memperbanyak/membiakan Micoriza

  • pasir/tanah/arang sekam dipanaskan selama 1 – 2 jam, maksudnya biar steril dan miskin unsur hara
  • masukkan ke dalam pot/polibag/bak plastik sampai ¾ volumenya
  • siapkan benih (apa saja, boleh jagung/cabe/tomat dll) yg sekiranya akarnya panjang, bagusnya yg sudah berkecambah atau tumbuh 2-3 daun
  • Biarkan benih tumbuh sampai berumur 2 minggu dengan melakukan penyiraman secara teratur tmbahkan pupuk organik sedikit
  • masukkan starter/isolat mikoriza yang berupa akar yang bermikoriza/spora MVA di sekitar perakaran sebanyak 0,5 – 1 gram .
  • Pelihara slama 2 bulan, sambil di siram dan boleh diberi pupuk cair yg berkadar P rendah
  • Masuk bulan ke 3 hentikan penyiraman selama 1 bulan
  • Simpan semua biakan/pot/polybag di tempat yg terkena sinar matahari penuh
  • Potong tumbuhan inang nya, sisakan batangnya saja kurang lebih 1/3 nya
  • 2-3 minggu kemudian Micoriza dan siap di panen.
  • Pemanenan dilakukan dengan cara membongkar tanaman inang dan mengambil bagian akarnya. Akar lalu dipotong kecil-kecil (± 0,5 cm) dan dicampur dengan media tanamnya. Masukan dalam kantong plastik.
  • Jika tidak langsung di aplikasikan simpan di tempat yg teduh, lebih bagus di lemari es.

Cara aplikasi ke lahan:

  • Caranya yaitu dengan membuat lubang tanam sedalam 5-10 cm, kemudian mengambil tanahnya dan mencampurnya dengan mikoriza.
  • Untuk lahan yg cukup luas bisa langsung di campurkan dengan lahan sewaktu pengolahan tanah ( seminggu sebelum tanam
  • Dosis yang disarankan minimal 15 – 20 gram/bibit atau untuk 1 m2
  • Aplikasi sebaiknya dilakukan pada waktu sore hari (pukul 16.00 – 18.00 WIB).

Catatan :

Sebaiknya pembiakan dibuat sebanyak mungkin disesuaikan dengan lahan yg akan di tanami.

Aplikaasi hanya sekali untuk seumur hidup, selama tidak memakai pestisida kimia.

Moga berhasil !!!

No Responses

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *