Hal yang harus diperhatikan dalam pemberian pakan fermentasi

Hal yang harus diperhatikan dalam pemberian pakan fermentasiTujuan fermentasi pada makanan ternak adalah untuk menguraikan bahan makanan agar lebih mudah dicerna dan lebih gampang terserap oleh tubuh. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh peternak pada pemberian pakan hasil fermentasi, karena jika kita sembarangan dalam mengaplikasikannya bukan keuntungan yang kita dapat melainkan kerugian.

Sedikit hal yang perlu diketahui oleh peternak kambing/domba :

  1. Pemberian pakan hasil fermentasi jangan melebihi 40% dalam arti tidak diberikan secara terus menerus setiap hari dengan pakan fermentasi tsb kecuali di berikan berselangan dengan pakan yg lain selain pakan fermentasi. Kecuali untuk Sapi tidak masalah
  1. Pakan fermentasi sebaiknya tidak diberikan kepada anak kambin/domba yang belum lepas menyusui dan juga tidak diberikan kepada kambing yang sedang hamil/bunting melebihi 30%. Dari pengujian sample 10 ekor kambing yg sedang hamil/bunting 8 diantaranya mengalami lahir prematur dan 2 diantaranya keguguran. Sementara untuk anak kambing yg masih menyusu dan dibawah 4 bln terjadi kerusakan pada rumennya jika diberikan melebihi 30% pakan fermentasi.
  1. Pakan fermentasi harus diberikan yang benar2 sudah jadi/matang dalam arti waktu proses fermentasi minimal 3 hari untuk jenis basah maupun kering. Sehingga tidak terjadi kelanjutan proses fermentasi dalam rumen kambing/domba yg pada akhirnya menimbulkan bloat/kembung dan penimbunan emisi gas yg bisa menimbulkan kerusakan organisme/microba rumen yg pada akhirnya malah menyebabkan sakit dan malah lebih fatal yaitu kematian.

Selama pemberian pakan fermentasi dan pembuatan pakan fermentasi mengikuti pola yang benar, insyaallah tidak akan ada masalah. Jadi pelajari dulu yg benar baru aplikasikan.

Mudah2an sukses buat semuanya. Amin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *