Intermezzo – JADIKAN SAHABAT!

Intermezzo Part 33

Pernahkah anda melihat atau mengenal seseorang yg tetap sabar da n tenang saat mendapat musibah dan sama tenangnya saat mendapat keberuntungan?
Tetap terkendali dan sabar saat diejek dan dicaci dan juga bersikap kalem saat disanjung.

Tetap santun dan rendah hati saat berkuasa atau menjadi bos dan juga menjadi bawahan. Bersedia makan direstoran mewah dan tidak menolak makan ditenda pinggir jalan. Tidak jumawa saat naik mobil mewah dan tidak minder saat naik Ojek atau bus umum.

Tidak rakus dan tidak menimbun saat diberi kesempatan kaya dan tidak mengeluh saat jatuh miskin.

Menggunakan sandang pangan dan peralatan untuk dimanfaatkan fungsinya, bukan untuk dipamerkan mereknya.

Mata mereka sudah tidak silau dan tidak tergoda dengan indahnya bungkus atau pernak pernik asesoris.

Pada saat yang sama mereka juga tidak mencaci atau memicingkan sebelah mata atas bungkus atau pernak pernik asesoris itu.
“MEREKA SUDAH LEBIH MEMILIH ESENSI”.

Memilih teman tanpa membedakan status sosial, gelar atau posisi. Orang orang seperti ini adalah orang orang yg sudah
“SELESAI DENGAN DIRINYA SENDIRI”.

Kakinya menapak bumi dan menjalani realitas tetapi “JIWANYA” sudah berada “DiATAS KITA” Ego atau ke akuannya sudah ditaklukkan.

Buat mereka kehidupan diatas bumi sekedar peran peran fana dari “Sang Sutradara Agung” yg mereka jalani, mereka sadar bahwa semua bersumber dari Nya.Karenanya mereka senantiasa menaruh hormat terhadap segala sesuatu yg ada di dunia.

Tampilan orang orang yg seperti ini mungkin kurang seru atau kurang asik dalam pergaulan dan tidak banyak orang orang seperti ini.

Tapi carilah dia dan jadikan “MEREKA SAHABAT”.

SELAMAT PAGI
SALAM SEJAHTERA SELALU