Memanfaatkan limbah nasi sebagai pupuk

Memanfaatkan limbah nasi sebagai pupuk organik cairSetiap hari terkadang ada saja nasi yang tersisa dari dapur kita, apalagi sebuah rumah makan, pasti banyak nasi bekas/sisa yang terbuang secara percuma. Daripada terbuang percuma, limbah nasi tersebut bisa kita manfaatkan sebagai bahan pupuk organik untuk tanaman.

Bagaimana manfaat limbah nasi ini dalam bidang pertanian? Beberapa diantaranya adalah sebagai bahan untuk mempercepat pembuatan kompos, sebagai pupuk organik cair, sebagai pupuk daun dan juga bisa sebagai pestisida alami.  Berikut cara pembuatan pupuk organik cair dari limbah nasi

Bahan:

  1. Nasi basi (penyimpanan sekitar 3 – 5 hari) sebanyak 1 kg
  2. ROTAN 1 liter
  3. Daun serai 0.5 kg
  4. Daun sawi hijau 0.5 kg
  5. Gula merah 0.5 kg
  6. Air 10 liter

Cara membuat:

  1. Daun serai dan daun sawi hijau ditumbuk/dihancurkan
  2. Gula merah di haluskan
  3. Campurkan nasi basi, gula merah yang sudah dihancurkan dan ROTAN kemudian diaduk-aduk sampai merata
  4. Masukan semua bahan dalam wadah dan tambahkan air 10 liter dan lakukan pengadukan ulang hingga merata
  5. Tutup wadah tersebut dan simpan di tempat yang teduh selama 10 hari
  6. Setelah 10 hari, buka tutup wadah dan lakukan penyaringan

Untuk penggunaan perlu diencerkan lagi dengan air murni dengan perbandingan setiap 1 liter pupuk yang sudah kita buat, campurkan dengan air murni sebanyak 20 liter. Irit khan? hehe…

Limbah nasi basi juga bisa digunakan sebagai PUPUK PERANGSANG BUNGA

Demikian semoga bermanfaat.

One Response

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *