PENGARUH PH TANAH DAN PEMBERIAN PUPUK

 

ph tanahpH Tanah atau tingkat keasaman tanah. Tak jarang kita salah kaprah dalam pemberian pupuk, salah takar, salah memilih jenis pupuk, salah teknik pemberian
Contoh kecil dalam budidaya pertanian yang ditanam di media tanah/lahan langsung, kunci pokok adalah pH. Misal pH 5.5 trus karena “katanya” untuk meningkatkan anakan dan jumlah bulir isi harus masuk pupuk S.
Betul… harus…!!!
Hanya masalah nya kalau diberikan pada lahan yang pH nya 5.5 trus dikasih pupuk yang mengandung S tinggi semisal ZA atau Ponska… dah pasti pH tambah ambruk. bisa drop di bawah 5.
Resikonya?
Semua unsur malah jadi tidak bisa diserap tanaman.
Maksud hati ingin nambah anakan dan nambah pengisian bulir malah tambah ancur….

So… pelajari ilmu dasarnya dulu, biar tidak salah kaprah.

Lahan dengan pH rendah di bawah 5.5 jangan masuk pupuk S melalui tanah, tetapi melalui daun.

Atau pengapuran jadi mubazir….

Faham yo… knp pemberian dolomit jadi tidak berpengaruh?

Ada juga yang menanyakan penggunaan Kiserit sebagai pengganti dolomit untuk menaikkan pH tanah. Perlu diketahui bahwa penggunaan kiserit tidak cocok untuk menaikkan pH tanah, karena Kandungan Kiserit / MgSO4. H2O S nya hampir 20-27% dan tidak terdapat Ca hanya ada Mg dan S saja yang dominan.

Bertani tidak segampang yang dikira orang selama ini…
Pelajari… wis faham… do it