Pupuk cair sekaligus biopestisida dari air rebusan kedelai

Pupuk cair sekaligus biopestisida dari air rebusan kedelaiAir rebusan kedelai masih memiliki kandungan protein 5,29 %, lemak 0,54 %, air 72,08 % dan abu 3,38 % dan tentunya ini bisa dimanfaatkan untuk pembuatan POC bahkan bio pestisida jg dengan penambahan bahan yg lain.

Berikut bahan yang harus disiapkan :

  1. Isolat Pseudomonas putida H8.
  2. Empon2
  3. Daun kipait

Caranya :

Air rebusan kedelai ini dimasukan ke dalam bak atau drum dan diperlakukan dengan penambahan Pseudomonas putida H8 sebagai bahan pendegradasi limbah organik tersebut. P.putida H8 yang diberikan adalah 100 ml dengan kerapatan bakteri 100 CFU/ml per 5 liter limbah air rebusan kedelai. Setelah itu di fermentasikan selama 1 minggu. Kemudian drum yang satu digunakan untuk fermentasi antara air rebusan kedelai yang di tambah dengan bahan rempah–rempah serta daun kipait/ pahitan dengan perbandingan 75 liter limbah air rebusan kedelai, 4 kg rempah–rempah, dan 5 kg daun pahitan, kemudian di fermentasi selama 1 minggu. Ketika akan digunakan, kedua bahan tersebut dicampur terlebih dahulu dan disaring sehingga menjadi pupuk cair sekaligus biopestisida.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *