Seputar azolla

azollaSeputar azolla. Azolla adalah paku air mini ukuran 3-4 cm yang bersimbiosis dengan bakteri Cyanobacteria pemfiksasi N2 dari udara
Azolla mempunyai beberapa spesies, antara lain : Azolla caroliniana, Azolla filiculoides, Azolla mexicana, Azolla microphylla, Azolla nilotica, Azolla pinnata var. pinnata, Azolla pinnata var. imbricata, Azolla rubra.

Bila dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman padi di sawah, azolla ini bisa menekan penggunaan pupuk urea sampai 65 Kg/ha.

Dengan menginokulasikan 200 g Azolla segar per m2 maka setelah 3 minggu, Azolla tersebut akan menutupi seluruh permukaan lahan tempat Azolla tersebut ditumbuhkan. Dalam keadaan ini dapat dihasilkan 30 – 45 kg N/ha berarti sama dengan 100 kg urea.

Dengan kata lain dengan kompos azolla sebanyak 6-7 ton, maka dah selesai, kita ga perlu lagi pupuk apapun apalagi pupuk kimia. Murah meriah. Tul ga ?

Dalam bentuk kompos (azolla kering) mengandung unsur :
– Nitrogen (N) 3 – 5 %
– Phosphor (P) 0,5 – 0,9 %
– Kalium (K) 2 – 4,5 %
Hara mikronya berupa
– Calsium (Ca) 0,4 – 1 %
– Magnesium (Mg) 0,5 – 0,6 %
– Ferum (Fe) 0,06 – 0,26 %
– Mangaan (Mn) 0,11 – 0,16 %

Selain digunakan secara langsung, azolla ini juga bisa dijadikan kompos dengan cara dicampur pasir dan tanah kebun dengan perbandingan 3 : 1 : 1.

Cara Pembuatan kompos azolla :
Untuk membuat kompos azolla, caranya cukup mudah. Buat saja lubang ukuran (Panjang x Lebar x Dalam = 3 x 2 x 2 meter). Kemudian azolla segar dimasukkan ke dalam lubang selanjutnya bibis/siram dengan ROTAN. Seminggu kemudian azolla dibongkar. Untuk mengurangi kadar air menjadi 15 persen, azolla yang sudah terfermentasi tersebut lantas dijemur. Setelah agak kering, baru dikemas dalam kantong plastik atau langsung digunakan sebagai media tanam. Atau bisa juga dalam drum atau apa sajalah wadah yang ada.

Sebagai pakan ternak, kandungan gizi azolla cukup menjanjikan. Kandungan protein misalnya, mencapai 31,25 persen, lemak 7,5 persen, karbohidrat 6,5 persen, gula terlarut 3,5 56persen dan serat kasar 13 persen.

So .. siapa bilang organik itu mahal, bahkan semua gulma yg tadinya dianggap merugikan, jika saja tahu rahasia dibaliknya.. selesai sudah masalah pertanian dan peternakan.

Kabar baiknya, kandungan azolla dapat kita tingkatkan kandungan nutrisinya dengan cara difermentasi jika akan digunakan sebagai pakan ternak atau ikan.

Mungkin ini sj sedikit sedikit tentang azolla, lain waktu kita bahas gulma2 yg lain dan rahasia dibaliknya, insyaallaah.

Moga manfaat.. !!

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *