Teknik pemupukan dengan gulma pada tanaman induk

 

Teknik pemupukan dengan gulma pada tanaman indukTeknik pemupukan dg gulma tanaman induk. Gulma atau rumput-rumput pengganggu tanaman inti, selama ini selalu dianggap sebagai sesuatu yang sangat mengganggu sehingga banyak diantara kita membuang bahkan mematikan rumput tersebut dengan obat-obatan seperti herbisida, yang sebetulnya sangat tidak baik untuk kondisi tanah. Dengan trik tertentu, kita bisa memanfaatkan gulma tersebut sebagai pupuk untuk tanaman di sekitarnya.

Berikut teknik pemupukan dengan gulma pada tanaman induk:

  1. Siangi dengan cangkul semua rerumputan, semak, perdu, dll yang ada di bawah pohon induk yg mau dipupuk (mangga, pepaya, jabon, dll.)
  2. Buat galian melingkar di tanah sekeliling batang pohon induk. Kedalamannya secukupnya (kira-kira 0,5 meter juga boleh, asal bisa menimbun semua rumput gulma tadi). Jarak galian  sekitar 1-3 meter dari batang induk.  Ato yang paling baik adalah dibatas terluar daun pohon yg bersangkutan. (lihat gambar di kolom komentar di bawah)
  3. Masukkan semua rerumputan, semak, perdu, dll yang sudah dicangkuli tadi pada lubang tang yg melingkar tadi.
  4. Ciprati atau bibis rumput gulma tersebut dengan rotan  yang sudah diencerkan dengan air. Perbandingannya kira2 10 ml dicampur dengan 1 liter air
  5. Timbun atau tutup kembali lubang galian tersebut sampai benar2 tertutup.

Keterangan:

  • Teknik ini dapat diterapkan pada jenis tanaman baik yg berkayu (spt mangga, jati, jabon, dll) maupun yg tidak berkayu (spt pisang dan pepaya).
  • Teknik ini juga dapat diterapkan pada tamanan model tumpang sari. misalnya sengon (sbg tanaman induk/utama) ditumpang sari dg jahe, cabe, dll. (sbg tanaman pendamping). Setelah tanaman pendamping (cabe, jahe, dll). dipanen, sisa-sisa batang, daun, dan akarnya diperlakukan spt gulma di atas.
  • Inti dari pemupukan model/teknik ini adalah mengembalikan energi/unsur hara yang disedot tanaman ke tanah semula, penambahan persediaaan oksigen untuk akar tanaman (aerasi), dan rotan berfungsi sebagai dekomposter.
  • Kelebihannya: hemat uang, hasil lebih banyak drpd pemupukan langsung tanpa gulma td.

Demikian, semoga bermanfaat.

No Responses

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *