Tips cara bertanam mentimun pola organik

Tips cara bertanam mentimun pola organikTIPS dan CARA BERTANAM MENTIMUN POLA ORGANIK

By. Ayah Manjel Dech

Persiapan Lahan :

  • Balikan tanah dg di bajak/dicangkul sedalam 25-30 cm, campurkan pupuk kandang/ pupuk organic sebanyak 2-3 ton per ha, dolomite sebanyak 1 ton per ha.
  • Kocorkan / Siram dengan ROMA (Ramuan Organik HAMA & Penyakit)
  • Biarkan selama 3 hari
  • Buat bedengan / leleran dengan lebar 1 m dan tinggi 30 cm, jarak antar bedengan 30 cm.
  • Siram / kocorkan ROTAN 1 liter+ Trichoderma 1 Liter + PGPR 1 liter ke dalam bedengan dengan komposisi 1 liter untuk 1m2
  • Tutup dengan mulsa hitam perak dan biarkan selama 14 hari
  • Lubangi mulsa dengan diameter 10 cm untuk penanaman benih dengan jarak¬†¬† 40 cm satu baris dan jarak antar baris 60 cm

Persiapan benih :

  • Benih bisa dibeli di beli di toko pertanian, benih harus varietas F1 / unggulan
  • Rendam benih dalam air hangat selama 3-5 menit, kemudian tiriskan
  • Rendam dengan ROMA selama 1-3 menit, kemudian tiriskan
  • Rendam dengan ROTAN +PGPR / POC+MOL+ZPT selama 30 menit
  • Peram benih selama 12-24 jam sampai keluar kecambah/tunas

Penanaman :

  • Masukan benih yg sudah bertunas ke dalam lubang dalam bedengan dengan kedalaman 2-3 cm
  • Setelah 5 hari tanam buat lenjer/turus dari bambu untuk mendapatkan buah yang baik, sebaiknya pasang satu lenjer bambu untuk setiap lubang tanam lalu ikatkan setiap empat lenjer bambu pada ujung atasnya. Bantu tanaman untuk melilit atau memanjat pada bambu tersebut.
  • 7 hari setelah tanam siram dengan ROTAN/POC Vegetatif dosis 1 liter + air 150 liter
  • Lakukan penyiraman setiap seminggu sekali berselang antara ROMA dan ROTAN/POC Vegetatif
  • Penyiraman POC Generatif lakukan pada tanaman mulai tampak berbunga, lakukan seminggu sekali berselang dengan ROMA
  • Lakukan pemangkasan jika daun terlalu lebat

Pengendalian hama dan penyakit

Beberapa penyakit dan hama yang menyerang mentimu diantaranya dikenal dengan istilah cacantal atau oteng-oteng. Hama ini menyerang daun dan bisa menyebabkan kematian pada tanaman. Selain itu, hama yang kerap menyerang mentimun adalah ulat tanah. Hama ini biasanya menyerang batang yang menjadi pangkal keluarnya daun atau buah. Kedua hama ini bisa dikendalikan dengan menggunakan biopestisida yang terbuat dari ekstrak kipait dan gadung yang dicampur dengan air kencing kelinci. Atau dengan ROMA (Ramuan Organik Hama) + Bawang Putih + Cabe rawit merah + tembakau dengan dosis 1 gelas untuk 1 tangki 14 liter

 

Untuk berbagai jenis penyakit semprot tanaman dengan larutan ROMA setiap 2 minggu sekali.

 

Selamat mencoba semoga sukses ..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *