Tips cara budidaya bawang merah/putih secara organik

Tips cara budidaya bawang merah secara organikTIPS dan CARA BUDIDAYA BAWANG MERAH/PUTIH SECARA ORGANIK

By Ayah Manjel Dech

  • Benih dan Varietas
    1. Semua varietas bawang merah / putih yang telah dilepas cocok ditanam di lahan sawah maupun tegalan. Cukup umurnya (75 hari)
    2. Kebutuhan benih sekitar 700 kg/ha
  • Penyiapan lahan
    1. Pada lahan bekas padi, tunggul padi perlu dipotong pendek dan dibenamkan yang sebelumnya dah dikocor dengan TRICHODERMA dan DOLOMIT
    2. Apabila tanah becek maka perlu dibuat saluran drainase dengan jarak 3-5 m
    3. Pada lahan tegalan atau bekas tanaman palawija lain perlu pengolahan tanah:
      • pembajakan sedalam 15 – 20 cm,
      • kemudian dihaluskan dan diratakan.
      • Buat bedengan dengan lebar 1-1.5 m dan tinggi 20-25 cm
      • saluran irigasi dibuat dengan lebar 30 cm.
  1. Kocorkan ROMA cukup pekat 1 liter untuk 1 tangki kemudian kocor/semprot ke lahan secara merata biarkan selama 3 hari
  2. Masukan pupuk kandang/kohe (yg bagus kohe ayam BR) untuk 1 Ha idealnya 4 ton untuk lahan yg sebelumnya belum pernah pakai organik, bagi yang sebelumnya dah masuk pupuk organik bisa 2 ton per Ha
  3. Kocorkan TRICHODERMA 1 Liter dan ROTAN 1 liter tambahkan air 200 liter selanjutnya tanah di campur/aduk, biarkan selama 7-14 hari

Cara tanam

    1. Benih potong ujungnya 05-1 cm biar cepat tumbuh tunas, sebaiknya setelah dipotong disemprot langsung dengan ROTAN + PGPR dan Trichoderma sebelum ditanam ke lahan
    2. Tanam dengan sistem tugal, satu biji 1 lobang
    3. Pada musim hujan, digunakan jarak tanam 30 cm x 30 cm
    4. Pada musim kemarau digunakan Jarak tanam 30 cm x 20 cm
    5. Pada bekas tanaman padi, penanaman bawang merah / putih tidak boleh lebih dari 7 hari sesudah padi dipanen,
    6. Penyulaman dilakukan pada saat tanaman berumur tidak lebih dari 7 hari.

Pemupukan

    1. Untuk lahan yang kurang subur, tanaman dipupuk dengan POC Vegetatif seminggu setelah tanam. Dengan dosis 200 ml untuk 1 tangki
    2. Hari ke 15 semprot ROMA ++
    3. Pada hari ke 25 POC Vegetatif seminggu setelah tanam. Dengan dosis 200 ml untuk 1 tangki 14 liter
    4. Hari ke 30 semprot ROMA ++
    5. Pada hari ke 35 masuk POC Generatif dengan dosis 200 ml untuk 1 tangki ( 14 liter)
    6. Hari ke 40 semprot dengan ROMA ++
    7. Pada hari ke 45 masuk POC Generatif dengan dosis 200 ml untuk 1 tangki ( 14 liter)

 

  • Mulsa jerami

Untuk menekan serangan hama lalat bibit, pertumbuhan gulma, dan penguapan air, jerami padi sebanyak 5 ton/ha dapat diberikan sebagai mulsa.

 

  • Pengendalian hama/penyakit
    1. Hama utama bawang merah / putih adalah       : ulat, jamur busuk umbi dan ujung pangkal.
    2. Pengendalian hama dapat dilakukan dengan ROMA + Bawang putih + Cabe rawit merah + tembakau dengan dosis 150 ml per tangki setiap seminggu sekali mulai hari ke 5 setelah tanam
    3. Dan penyemprotan TRICHODERMA sekali pada awal penanaman

 

Moga manfaat !!

One Response

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *