Tips dan cara budidaya nilam

Tips dan cara budidaya nilamNilam adalah salah satu penghasil minyak atsiri yang banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuat parfum, sabun dan kosmetik. Tanaman nilam ini banyak di tanam di Indonesia, bahkan konon Indonesia merupakan eksportir minyak nilam tertinggi di dunia.

Berikut sedikit catatan tentang Pola Tanam NILAM:

  1. Sebaiknya jenis yg ditanam adalah dari varietas P. cablin Benth. Syn. P. patchouli Pellet var.Suavis Hook biasa disebut nilam Aceh
  2. Ketinggian sebaiknya jgn melebihi 500 dpl
  3. Yang terbaik pembenihan melalui cara tidak langsung (polybag)
  4. Media tanam : tanah subur 2 bagian + Pupuk Organik 1 bagian + sekam bakar/mentah 1 bagian + ZPT auxin+sitokinin 10% + trichompos eceng gondok 1 bagian
  5. 5 hari setelah media dicampur kocorkan roma
  6. 3 hari kemudian baru masukan benih
  7. Selama 2 bulan pertama sebaiknya terlindungi dari sinar matahari langsung / teduh
  8. Pemupukan lanjutan dilakukan seminggu setelah panen pertama dan setelah seterusnya.

CATATAN:

Jika di tanam di perkebunan buat bedengan setinggi 20-25 cm, Lubang tanam dibuat dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm, dengan jarak tanam antara barisan 90 cm – 100 cm dan jarak tanam dalam barisan 40 cm-50 cm. Jarak tanam disesuaikan dengan kondisi lahan. Pada lahan datar, jarak tanam dalam barisan lebih besar (100 cm x 50 cm) sedangkan pada lahan yang agak miring (± 150) jarak tanam dalam barisan lebih sempit (40cm) dan arah baris menurut kontur tanah.

Demikian, mudah2an bermanfaat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *